12012 - CYCLONE

Tanggal 06 Juni 2007 kemarin, 12012 merilis single terbaru yang dikasih judul CYCLONE. Aku tidak terlalu ngikutin band ini, tapi yang pasti 12012 adalah band visual. Tidak tahu apakah mereka masih indie atau sudah mayor. Kayaknya masih indie deh. Musik yang ditawarkan hanya sebatas general rock. Gak lebih. Bahkan kadang-kadang musiknya ke arah pop tuh.

12012 itu sendiri terdiri dari 5 orang personil. Mereka adalah Miyawaki Wataru [vokal], Sakai Hiroaki [gitar], Suga Yuusuke [gitar], Enya Tomoyuki [bass] dan Kawauchi Tohru [drum]. Tidak tahu apakah karena musiknya atau karena modal tampang band 12012 ini lumayan meraih banyak penggemar baik itu di Jepang sendiri, Amerika, Eropa bahkan sampe Indonesia. Kalo aku sendiri, apakah termasuk penggemar band ini? Jelas tidak dong....

Kembali ke singlenya. Di dalamnya terdapat 2 buah lagu. Yaitu CYCLONE dan butterfly. Lagu CYCLONE sendiri musiknya nge-rock dengan tempo yang lumayan cepat. Permainan gitar pada intro boleh juga tuh. Vokal Wataru enak untuk didengar, terlebih saat chorus yang range nadanya agak tinggi. Bass Tomoyuki pada beberapa bagian terlihat dominasi. Permainan drum Tohru standar aja sih menurutku. Sedikit intermezzo, terakhir kali aku dengar 12012 adalah saat mereka rilis single Shudder. Hmmm, musik yang dimainkan 12012 waktu dulu ama sekarang terlihat ada sedikit perbedaan yang lumayan drastis. Sekarang musik mereka sedikit lebih terarah dan rapi. Salut buat mereka yg mulai jago dalam meng-aransemen lagu.

Oh iya, lagu CYCLONE ini menjadi ending song dari sebuah anime baru, Romeo x Juliet. Anime Romeo x Juliet ini ceritanya berdasarkan cerita Romeo & Juliet karangan William Shakespeare. Romeo x Juliet ditayangkan sejak tanggal 04 April 2007 kemarin di stasiun CBC [Chubu-Nippon Broadcasting]. Dan serialnya masih terus berlanjut [belum tamat].

Lagu sisanya adalah butterfly. Lagi-lagi intro yang lumayan oke dengan diiringi akustik gitar [aku paling suka musik akustik!!!]. Lagunya sendiri terlihat agak slow, tepatnya ballad. Tetapi setelah itu lagu menjadi sedikit agak bertenaga. Saat chorus musik diiringi dengan bunyi permainan biola [atau keyboard?]. Btw, ternyata ada solo gitar toh di lagu ini? Solo gitar yang menarik. Eh, di 12012 yang bawain solo gitar siapa sih? Hiroaki atau Yuusuke?

Wah, gak nyangka nih jika single CYCLONE ini ternyata bisa menarik perhatianku. Harus aku akui, aku suka dengan kedua buah lagu yang ada di sini, baik itu CYCLONE maupun butterfly. Apakah ini tanda-tanda aku jatuh cinta dengan band 12012? Tentu tidak, hehehehe.... Ya dilihat aja nanti lah. Kalo lagu atau musik suatu band memang bagus untuk didengar, apakah salah jika aku menyukainya?

Secara keseluruhan, aku kasih 4/5 bintang. Buat fans 12012, berbahagialah....

Listen, a heartless shout.... Listen, a heartless cry.... Listen, a heartless world....

Tambahan:
12012's official site: http://under-code.jp/12012/12012.html
12012's on Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/12012
Discography: http://jmusicamerica.com/us/database-artist-discography.php?id=173
  • Current Music
    MaveRick - ONE

D'espairsRay - Mirror

Setelah melalui perjuangan yang melelahkan, akhirnya aku bisa juga mendapatkan album terbaru D'espairsRay yang berjudul Mirror. Album mayor pertama band Jepang ini rilis pada tanggal 11 April 2007 kemarin. Bayangkan, beberapa kali aku mencoba download album Mirror selalu aja putus di tengah jalan. Biasalah, koneksi internet yang jelek. Well, cukup dengan intermezzo-nya. Carry on, soldier....

Sebelum mereview album Mirror ini melalui sudut pandang dengkul kakiku yg sebelah kanan [loh loh loh...], aku sedikit memberikan deskripsi band yang bernama D'espairsRay ini. D'espairsRay terdiri dari 4 orang. Yaitu Hizumi [vokal], Karyu [gitar], Zero [bass] dan Tsukasa [drum]. Band ini terbentuk sekitar tahun 1999. Awalnya, musik yang mereka tawarkan bisa aku bilang sebagai gothic metal dengan sentuhan industrial. Kadang-kadang mereka juga memainkan musik metal dengan distorsi gitar yang berat. Ditambah lagi dengan suara vokal yang nge-growl. Salah satu band yang punya prospek bagus. Tapi, makin lama musik mereka cenderung ke arah rock secara umum. Walau begitu, ciri khas musik D'espairsRay selalu dijumpai pada tiap-tiap lagunya.

Album Mirror sendiri terdiri dari 12 lagu. Aku coba untuk mereviewnya. Sorry jika ada yang tidak berkenan. Namanya juga review amatiran [kalimat andalan tuh wekekeke....]

01 - DAMNED [04:49]
Lagu yang pantas untuk dijadikan pembuka album. Keren. Aku suka. Dimulai dengan intro bunyian yg lumayan panjang, lagu ini langsung disambung dengan scream-nya Hizumi yg seakan-akan memecah sunyi malam [ceile kata-katanya.... maklum aja, wong ngetik review ini pd malam hari jam 00.36 WIB kok]. Tabuhan drumnya mengingatkan aku akan lagu Garnet yg beken itu.

02 - TRICKSTAR [04:19]
Kurang begitu suka dengan lagu ini. Agak nge-beat diiringi dengan permainan gitar yg sekan-akan ramai gitu. Saat chorus, tempo agak sedikit melambat, setelah itu tempo kembali menjadi cepat kembali. Walau agak membosankan, untung growl-nya Hizumi lumayan membuat lagu ini hidup.

03 - MIRROR [04:12]
Gak suka sama sekali dengan intronya. Apalagi lagunya. Duh.... kayak lagunya band aliran pop mainstream aja. You must ignore this song.

04 - SIXTY8NINE [04:36]
Lumayan keren lagunya. Apalagi disetel dgn volume tertinggi. Entah kenapa dengar intronya mengingatkan aku dengan lagu dari band metal Jepang Sigh yang judul lagunya Ecstatic Transformation. Apa? Gak tahu band Sigh? Ya sudah, band ini memang jarang dikenal orang kok. Tapi yang pasti aku mengetahuinya. Yah, akhirnya lagu ini bisa membuat kepalaku sedikit bergoyang naik turun dr awal sampe akhir lagu. Di tengah lagu distorsi gitar tiba-tiba menjadi berat diselingi growl yg agak dalam. Great song! By the way anyway busway, judul lagunya kok mengingatkan aku dgn salah satu gaya ML dalam buku Kamasutra ya? Wekekeke........

05 - Kogoeru yoru ni saita hana [05:09]
Satu-satunya lagu dalam album ini yang judulnya memakai bahasa Jepang. Lagi-lagi deh lagunya nge-beat ala band pop mainstream gitu. BORING!!! Skip aja. Gak layak didengarin.... percayalah....

06 - Screen [04:52]
Salah satu lagu favoriteku dalam album ini. Sebenarnya lagu ini ada dalam single Squall yg rilis bulan Maret kemarin. Tapi Screen dalam single Squall tersebut dibawakan secara unplugged. Nah utk versi albumnya, lagu ini dibawakan secara biasa. Maksudnya ya biasa gitu. Duh, apa sih kata yg cocok untuk menyebutkannya. Enak untuk didengar dr awal sampe habis. Hizumi bisa mencapai range vokal yang tinggi tanpa harus screaming. Distorsi gitar Karyu diselingi suara dentingan piano membuat lagu ini aku kasih rating A.

07 - LOST SCENE [04:30]
Lagi-lagi lagu yang gak aku suka. Skip aja deh....

08 - HOLLOW [04:13]
Nah, dari semua lagu yang ada dalam album Mirror, lagu HOLLOW adalah lagu yang BENAR-BENAR AKU SUKAI!! Keren!!! Eh, entah kenapa vokal Hizumi di sini kok terdengar persis banget ama vokalnya Hyde [L'Arc~en~Ciel]. Yah, cuman kebetulan aja kok. Lagipula Hyde khan gak bisa growl [hus hus... Hyde mati aja sono wakakaka.... buat fans Hyde, jangan marah ya?]. Lagu ini bisa membuat aku bergoyang dari kepala sampe badan sekalipun. Dentuman bass-nya Zero mantap di lagu ini. Kredit juga diberikan buat Karyu untuk permainan solo gitarnya. Cool!!! I think, this is A+ song, really. Nanti aku cari liriknya deh.

09 - Closer to Ideal [06:03]
Lagu dengan durasi waktu terlama yang ada dalam album ini. Standar aja. Gak jelek dan juga gak bagus-bagus amat. Lumayan bisa dinikmati lah pokoknya.

10 - ANGELDUST [04:21]
Aku suka dgn permainan gitar Karyu di lagu ini. Lagunya sendiri juga enak walau ada beberapa bunyi suara elektronic gitu.

11 - Squall [04:58]
AKU GAK SUKA LAGUNYA!!! Gak terlalu senang dengan bunyi ketukan drum seperti itu. Walaupun temanku memberikan PV Squall kepadaku, tetap aja sampe sekarang tuh PV gak pernah aku setel di komputer. Yah karena aku gak suka dgn lagunya. Malas untuk dengarin. Sorry to say....

12 - KALEIDOSCOPE [04:52]
Yup, lagu penutup. Aku rasa pemilihan lagu ini sebagai lagu penutup tepat sekali. Diawali dgn lengkingan gitar pada intro lagu. Lagunya agak mendayu-dayu sedikit. Solo gitar yg oke. Lumayan membekas di ingatan.

Well, secara keseluruhan lagu ini aku kasih 3/5 bintang. Dari 12 lagu, cuman 4 lagu aja yang benar-benar aku suka. Yaitu DAMNED, SIXTY8NINE, Screen dam HOLLOW. Sisanya biasa aja sih, bahkan ada yg aku gak suka sama sekali. Memang susah untuk mendengar D'espairsRay memainkan jenis musik ketika masih jaman indie dulu [i miss Coll Set and -TERRORS-]. Waktu itu musiknya agak metal gitu deh. Yah, namanya juga udah mayor. Jadi mau gak mau musik mereka harus ngalah dikit utk mengikuti perkembangan musik mainstream di Jepang sono. Susah memang jika idealisme diadu dengan tuntutan pasar. As I listen to it, I find it growing on me more and more, like most of their music, but it still could have been so much better.... And what about you?

Catatan:
D'espairsRay official site: http://www.despairsray.jp/
D'espairsRay on JAME: http://jmusicamerica.com/us/database-artist.php?id=177

Tambahan:
Review aslinya ditulis pada tgl 14 April 2007, mulai dr jam 00.12 s/d 01.37 WIB.
  • Current Music
    UnsraW - Gate of Death

SADIE - a holy terrors

Maxi single ke empat dari Sadie, dikasih judul a holy terrors. Rilis tanggal 28 Maret 2007 kemarin. Mantap-mantap! Kualitas sound-nya bagus banget. Kayaknya Sadie udah mulai rekaman di studio yang bagus kali ya. Hehehehe.... Btw, this is my review [kalo tidak sependapat jangan marah hehehehe....]. Enjoy....

a holy terrors [04:02]
Ciri khas musik Sadie langsung keliatan begitu intro lagu dimainkan. Distorsi gitar Tsurugi & Mizuki yg bersahutan dengan cabikan bass Aki serta tabuhan drum Kei yg juga gak mau kalah. Setelah itu dilanjutkan dgn vokal Mao yang agak lembut. Aku suka dengan lengkingan scream Mao pada chorus lagu. Gak bisa dipungkiri, kualitas growl Mao makin hari makin yahud aja. Two thumps up!!!

Barking the enemy [03:28]
Well, dari 3 lagu yang ada dalam maxi single Sadie ke-empat ini, lagu Barking the enemy adalah lagu favoriteku. Aku suka dengan vokal Mao yang agak guttural gitu. Mengingatkan aku dengan vokalis sebuah band brutal death metal asal Jepang, Intestine Baalism. Distorsi gitar tetap oke di sini dan sesekali diselingi dengan solo. Di tengah-tengah lagu muncul riff gitar yg agak berat, tapi aku suka dengan riff yang seperti itu.

Rock 'n' roll stinky people [04:11]
Hehehe, permainan gitar pada intro agak nge-blues nih. Boleh juga. Tapi entah kenapa menjelang tengah lagu, tempo dibuat menjadi cepat. Gak apa-apa. Masih lumayan enak didengar kok. Bahkan pada suatu bagian tiba-tiba aja musiknya berubah menjadi nge-jazz. Wekekeke... nice try.

Overall, maxi single a holy terrors ini aku kasih nilai 4/5 bintang. Musiknya masih unik dan terlihat ada sedikit peningkatan dibandingkan mini album The Suicide Machine kemarin. Sadie menurutku tinggal s'dikit langkah lagi supaya bisa menjadi salah satu band ternama di Jepang sono. Good luck, Sadie....

Pop is dead, sucka!!!

Catatan: Review ini aku tulis tanggal 31 Maret 2007.
  • Current Music
    SADIE - Barking in the enemy

D'espairsRay - SQUALL

Squall, single terbaru D'espairsRay yang rilis tanggal 14 Maret 2007 kemarin. Isinya 3 lagu. Berikut review perlagu menurut versiku sendiri. Kalo reviewnya jelek, jgn diketawain ya. Awas. Hehehe...

01 - Squall [04:55]
Single andalan D'espairsRay. Entah dengan kalian, menurutku lagu Squall ini engga terlalu enak. Aku tidak menemukan teriakan [scream] khasnya Hizumi seperti pada lagu-lagu sebelumnya. Ada apa gerangan? Permainan gitar Karyu oke banget di sini. Sudah terlihat dewasa. Begitu juga dgn dentuman bass-nya Zero. Bagaimana dengan Tsukasa? Gak ada masalah.... Oh iya, nge-tes pendengaranku aja nih. Betul ya dalam lagu ini ada beberapa suara permainan biola pada saat chorus?

02 - DESERT [04:32]
Setelah intro beberapa saat, terdengar teriakan Hizumi yang keren itu. Mendengar teriakan ini, aku sudah berharap banyak kalo lagu ini pasti benar-benar keren. Itu betul. Aku suka dengan lagu ini dibandingkan 2 lagu lainnya yang ada dalam single kali ini. Yah, walaupun lagunya sedikit terkesan monoton.

03 - Screen [05:02]
Lagu yang diiringi dentuman bass dan instrumen lainnya ini lumayan nge-slow dan terkesan suram. Terlihat sekali kalo Hizumi berusaha untuk menjiwai lagu ini. Nanti aku cari lirik dan translatenya deh. Nice song. Oh iya, entah kenapa aku dengar lagu ini kok teringat dengan lagunya Dir en grey yang berjudul CONCEIVED SORROW. Hehehehe....

Overall, dari 5 bintang aku kasih 3 bintang aja deh. Lagu-lagunya mulai/agak nge-pop nih. Apa karena mengikuti pasaran musik Jepang sono? Atau mereka sudah mulai dewasa dalam bermusik? Entahlah..... Gimana dengan kalian sendiri? ^_^

Tambahan: Review ini aku tulis tanggal 15 Maret 2007.
  • Current Music
    Iwan Fals - Ibu

Dir en grey - THE MARROW OF A BONE

Yeah!!! Setelah lelah bertualang ke situs sana sini, akhirnya aku menemukan tempat untuk mendownload semua lagu dari album terbaru Dir en grey [craziest Japanese band!!!] yang dikasih judul THE MARROW OF A BONE [rilis tanggal 07 Februari kemarin]. Untuk bisa menikmati semua lagu dalam album ini, aku cukup mendengarkan sebanyak 3 kali. Dimulai dari track 1 s/d 13. Ada yang beda dengan album Dir en grey sebelumnya, walaupun perbedaan itu tidak terlalu besar. Aku rasa Kyo, Kaoru, Die, Toshiya dan Shinya semakin dewasa dalam bermusik seiring berjalannya waktu. Tidak perlu diragukan lagi, mereka salah satu musisi yang layak diketahui oleh publik dunia. Bukan hanya sekedar diketahui oleh para fans musik Jepang.

Mengingat Dir en grey sedang [bukan berusaha lagi] membentangkan sayapnya sampai ke negeri Amerika, so pasti beberapa lagunya ber-genre-kan nu metal dan metal core. Di Amerika sendiri musik genre kayak begini memang mempunyai penggemar yang tidak sedikit.

Okay, aku akan mencoba me-review perlagu yang ada dalam album ini. Sebelumnya aku minta maaf jika dirasa reviewku ini sangat amatiran sekali. Wajarlah aku khan bukan pengamat musik. Hehehehe....

Track 01 - Conceived Sorrow [4:49]
Lagu pembukaan-nya agak slow nih. Jarang-jarang band aliran cadas memakai sistem kayak begini. Kebanyakan lagu pembuka selalu lagu yang agak kencang dan nge-beat. Hehehe... Tapi bukan berarti lagu ini gak layak ditempatkan jadi lagu pembuka. Coba dengarkan Kyo bernyanyi tanpa teriakan dan growl-nya yg khas itu. Ditambah lagi dengan denting piano [pasti Kyo yg memainkan piano tsb!!!] yang mengiring lagu. Cool, man!!! Mengingatkan aku akan lagu audience KILLER LOOP dan Merciless Cult yg keduanya dijadikan lagu pembuka pada album Vulgar dan Withering to Death.

Track 02 - Lie Buried With a Vengeance [2:43]
Aku suka dgn teriakan Kyo pada awal lagu ini. Khas banget!!! Secara garis besar, lagu ini hampir sama soundnya seperti lagu Agitated Screams of Maggots. Akhir lagu Kyo ada nyebut kata "FUCK" beberapa kali. Terus diakhiri dengan kata "OOOGAA BOOGA BOOGA". Entah apa artinya. Yang pasti, lagu yang durasinya pendek ini lumayan buat pemanasan untuk memasuki track selanjutnya....

Track 03 - The Fatal Believer [3:10]
Well, inilah track favoriteku dari semua lagu yang ada. I love it!!! Dengar lagu ini secara tidak sadar membuat aku headbanging mulu. Sound gitar yang meraung, ditambah vokal Kyo yg nge-growl dan tinggi pada chorus, siapapun pasti menyukai lagu ini.

Track 04 - Agitated Screams of Maggots [2:56]
Buat fans Dir en grey pasti sudah tahu lagu ini [ya iya lah....]. Walaupun aku kurang suka [mungkin karena bosan] dengan lagu ini, tetapi lagu ini cukup lumayan untuk diikuti sampai detik terakhir.

Track 05 - Grief [3:37]
Nice song!!! Aku suka pas Kyo teriak kalimat "Shout up! That's fucking bullshit". Permainan gitar antara Kaoru dan Die seakan-akan bersahutan gitu. Kredit juga diberikan buat permainan drum Shinya dan dentuman bass Toshiya. Hmmm, menurut info yang aku dapat, lagu ini akan menjadi single Dir en grey selanjutnya dan akan dibuat PV-nya. Good choice!!!

Track 06 - Ryoujoku no Ame [4:02]
Salah satu single Dir en grey sebelumnya yang dimasukin ke dalam album ini. Lagu ini kayaknya diremix deh. Tapi aku tidak bisa mendengar perbedaan dengan versi singlenya yang kemarin itu. Lagunya enak. Tidak salah jika Ryoujoku no Ame masuk dalam list album Family Values Tour 2006.

Track 07 - Disabled Complexes [3:56]
Jangan terjebak dengan lagu ini. Awalnya saja yang ber-irama slow dan Kyo menyanyi secara normal [lemas gitu deh]. Setelah itu??? Siap-siap aja deh mendengar raungan gitar dan growl Kyo yang memecah sunyi itu. Lirik lagu ini memakai bahasa Inggris. Walaupun lafal Inggris Kyo tidak terlalu bagus, but this is not a bad song. Psycho killer!!!

Track 08 - Rotting Root [4:45]
Lagu kedua yang aku suka dalam album ini setelah The Fatal Believer. Awal lagu terdengar suara gitar ala musik metal tahun 80-an gitu deh. Setelah beberapa bait, mulai lagi deh growlnya. Dan klimaksnya saat reff yang lumayan mantap. Dengar chorusnya jadi ingat dengan lagu Umbrella nih.

Track 09 - Namamekashiki Ansoku, Tamerai ni Hohoemi [4:37]
Lagi-lagi menjadi salah satu yang aku suka dlm album ini. Agak nge-slow. Awal lagu terdengar permainan gitar ala Spanyol. Dalam lagu ini tidak ada teriakan dan no growl at all. Kyo benar-benar menyanyi di lagu ini dari awal sampe akhir. Layak ditunggu lagu ini dalam versi unplugged-nya nanti [ada dalam DISC TWO LIMITED EDITION ONLY].

Track 10 - The Pledge [3:35]
Lagu yang gak bagus-bagus amat. Dan juga gak jelek. Agak membosankan sih. Untung rasa bosan tersebut bisa diobati sedikit pada saat chorus.

Track 11 - Repetition of Hatred [4:32]
Semua gaya vokal yang dimiliki Kyo dia keluarkan habis-habisan pada lagu ini. Lagunya standar aja sih. Tetapi solo gitarnya lumayan juga tuh....

Track 12 - The Deeper Vileness [3:46]
Another a kick ass song!!! Mendengar ketukan permainan drum Shinya, seakan-akan ini adalah lagu dari sebuah band death metal. Growl-nya Kyo sangat terasa dalam lagu ini. Raungan gitar yang meronta-ronta dan sesekali diselingi dengan petikan akustik gitar semakin mempertegas kalo lagu ini bernuansa death metal.

Track 13 - Clever Sleazoid [3:12]
Jangan tanya lagi!!! Lagu ini super duper kick ass banget!!! Nanti dulu. Itu kalo versi singlenya. Gimana dengan versi albumnya yang udah diremix? Sayang sekali, temponya dibuat agak melambat nih. Padahal udah keren gitu....

Apakah album ini layak untuk dibeli dan dikoleksi??? Well, kalo kalian fans berat Dir en grey, menyukai musik keras dan memiliki duit banyak, apa salahnya untuk membeli album ini. Jangan ikutin aku yang hanya bisa download doang hehehe.... Memang sih banyak yang bilang album ini not a very good Dir en grey album. Tetapi yang bisa aku bilang dan pastikan dari album ini adalah bahwa THE MARROW OF A BONE selangkah lebih maju dibandingkan album sebelumnya, Withering to Death. Kalian boleh setuju atau menyangkalnya....

Overall, aku beri 3 bintang. 3 bintang bukan berarti jelek dan tidak layak beli. Right?

...yaketsuite hanarenai
sousa koko ni fukaku fukaku omoku
kill myself
if you can't tell, then you're a hypocrite too, so die!!
kill them all with the crazy hammer
and destroy their thought
get hysterical....

[Dir en grey - The Fatal Believer]

Official site of Dir en grey: http://www.direngrey.co.jp
Official promotional website: http://www.direngrey.co.jp/the_marrow_of_a_bone/index.html
The Marrow of a Bone: http://en.wikipedia.org/wiki/The_Marrow_of_a_Bone
Benci dgn album ini tapi masih cinta Dir en grey: http://anti-marrow.rtu.pl
Download all every songs here: http://laruto.multiply.com/music/item/134

Catatan: Review ini aku tulis pada tgl 10 februari 2007.
  • Current Music
    deathgaze - DIES IRAE

Grand Final Indonesian Idol 3

Oh my God.....
Apa gak salah tuh? Ihsan Vs Dirly?
Ternyata kualitas Indonesian Idol gak jauh beda dengan AFI. Sucks, man!!!

Blunder terhebat yang pernah dibuat oleh Fremantle. K'liatan banget rekasayanya.
  • Current Music
    Metallica - Unforgiven

EVERTON 1-3 LIVERPOOL

Untuk pertama kalinya dalam 762 menit terakhir gawang Liverpool dikoyak lawannya di Premier League, tapi tim berjuluk The Reds itu tetap keluar sebagai pemenang. Demikian hasil pertandingan derby Meyserside yang dimenangi Liverpool dengan skor 3-1 atas tuan rumah Everton di Goodison Park, Kamis (28/12/2005) dinihari WIB.

Penyerang Everton James Beattie menjadi orang pertama yang mengalahkan kiper Liverpool Jose Reina, yang selama hampir 13 jam terakhir tidak pernah memungut bola dari sarangnya.

Beattie menaklukkan penjaga gawang asal Spanyol itu lewat sundulan, meneruskan umpan di atas kepala Simon Davies dari mulut kotak penalti lawan. Gol tersebut terjadi tiga menit menjelang babak pertama usai.

Akan tetapi Beattie hanya memperkecil kedudukan karena sebelumnya Liverpool mampu melesakkan dua gol ke jala Nigel Martyn. Pertama lewat tendangan Peter Crouch di menit 11, lalu via Steven Gerrard selang tujuh menit kemudian.

Crouch menambah koleksi golnya menjadi lima di semua kompetisi melalui proses kerja sama dengan Dijbril Cisse dan Gerrard. Bola yang disodok Gerrard dengan kepalanya berhasil ia giring ke kotak 16 meter, lalu dengan dingin menggocek Martyn sebelum mengirimnya ke dalam jaring.

Sementara gol yang dicetak Gerrard lahir dari luar kotak penalti. Tendangan keras yang dilepaskan kapten bernomor punggung 4 itu berbelok arah dan memperdaya Martyn karena sedikit membentur tubuh bek Joseph Yobo. Itulah gol ke-14 Gerrard di musim ini.

Setelah diselingi gol Beattie, Liverpool memperbesar keunggulannya di 90 detik pertama babak kedua. Menerima umpan Harry Kewell, Cisse meluncur sampai ke kotak penalti, mengelabui kapten Everton David Weir, dan melepaskan tembakan datar lengkung ke tiang jauh yang tak sanggup dijangkau Martyn.

Everton makin merana setelah Phil Neville mengoleksi kartu kuning keduanya di menit 68. Berarti sudah dua kali pemain ini memperoleh kartu merah sejak bergabung dengan The Toffees di awal musim, meskipun tak pernah mendapatkannya selama 11 tahun berkarir di Manchester United.

Di penghujung pertandingan Everton kehilangan seorang lagi pemainnya. Kali ini yang diusir wasit Graham Poll adalah gelandang asal Spanyol, Mikael Arteta, yang juga digelandang keluar karena mengutip dua kartu kuning.

Liverpool kini tak terhentikan dalam sembilan partai liga terakhirnya. Kemenangan beruntun sebanyak ini adalah catatan terbaik mereka sejak 1989. Dan sang manajer, Rafa Benitez, tak pelak merupakan otak di balik hasil positif tersebut.

Efeknya di tabel klasemen adalah Liverpool makin layak diwaspadai Chelsea dalam perburuan titel juara, meskipun selisihnya masih cukup jauh. Dari 17 kali bertanding mereka mengantongi 37 poin, sedangkan Chelsea sudah meraup 52 angka dari 19 pertandingan.

Manchester United, yang punya kelebihan dua partai dari Liverpool, saat ini masih menduduki peringkat dua dengan nilai 41. </p>

Sementara Everton, yang musim lalu finis di urutan keempat -- satu tingkat di atas Liverpool -- kembali bergelut di zona degradasi. Empat kekalahan beruntun menyebabkan skuad David Moyes turun ke peringkat empat dari bawah.

Sumber: Detiksport.com

Wakakaka.... Liverpool menang lagi euy!!! High speed football yg diterapkan Liverpool menelan korban lagi!!! Sayangnya sih gawang Reina kebobolan satu. Berhubung buat tetangga sebelahan sungai, yah gak apa-apa deh.

Waktu awal musim EPL 2005/2006 kemarin Everton dgn sesumbarnya mengatakan kalo Everton lebih baik dari Liverpool. Hal ini karena Everton musim kemarin finish di peringkat 4. Sedangkan Liverpool di peringkat 5. Tapi apa nyatanya sekarang? Everton dalam babak kualifikasi III Liga Champion aja KO gitu. Trus di EPL aja sekarang berada di peringkat 17. Mampus aja tuh. Makanya jangan sesumbar!!! Moga-moga aja mereka turun ke Divisi I [Championship Division] Liga Inggris.

  • Current Music
    Cassis - Gazette

KING KONG [2005]

Aku copy paste dari situsku yang satunya lagi. Aku nonton film ini tanggal 21 Desember kemarin. Nih reviewku:

Sebenarnya aku sudah dari kemarin-kemarin menunggu film ini kapan premiere di kota Malang. Sedikit kecewa kerena yang ditayangkan dulu adalah tayangan midnight-nya. Paling malas aja nih utk menonton jadwal tengah malam. Kenapa? Bukan nonton yang didapat, takutnya nanti malah ketiduran. Apalagi durasi film ini sepanjang 3 jam 7 menit. Akhirnya kekecewaan tsb hilang setelah tadi pagi baca koran Kompas [biasa, bacaan rutin] dan di situ tertulis hari ini film King Kong main di jam reguler. Ya sudah, tunggu apalagi. Langsung aja aku ajak ke-empat temanku utk nonton bareng. Lumayan tiket masuknya dibayarin ama teman hehehe... Berikut review filmnya menurut pendapat pribadiku sendiri. AWAS SPOILER!!!

Ambil nafas, tahan... terus hembuskan. Ahhh... aku gak bisa berkata-kata lagi nih. Cuman satu ekspresi yang bisa aku keluarkan. Nih film SUPER DUPER KEREN ABIS!!! Film garapan sutradara Peter Jackson [yang beken lewat trilogi Lord of the Rings] ini mempertontonkan kecanggihan teknologi baik dalam detail pengambilan gambar sampai pada penggunaan spesial efek. Nyaris tidak ada cacat. Mungkin yang sedikit mengganggu [menurut penglihatanku] adalah komposisi tubuh Kong kadang-kadang gede dan juga kadang-kadang malah menyusut. Hal ini terlihat pas di hutan tubuh Kong terasa gede. Tapi pas mengamuk di kota sambil menghancurkan kendaraan kok kelihatan kecil ya? Ahhh, mungkin itu hanya perasaanku saja.

Filmnya sendiri menceritakan Carl Denham [diperankan oleh Jack Black] seorang sutradara film yang ambisius dan perfeksionis, secara tidak sengaja menemukan Ann Darrow [diperankan oleh Naomi Watts] untuk dijadikan sebagai pemeran utama film yang sedang dibuatnya. Selain Ann, Carl juga mengajak "paksa" penulis skripnya bernama Jack Driscoll [diperankan oleh Adrien Brody] agar ikut dalam pembuatan filmnya itu yang akan melakukan syuting di Singapura. Ternyata Singapura adalah sebatas tujuan fatamorgana. Tujuan sebenarnya adalah Skull Island [Pulau Tengkorak]. Di pulau tersebut dihuni oleh penduduk asli yang masih sangat primitif. Kedatangan mereka tidak diterima oleh penduduk asli tsb. Ujung-ujungnya mereka malah menculik Ann buat dijadikan "sesajen" untuk mahluk gorila raksasa yang tinggal di pulau tsb. Siapa lagi makluk tsb kalo bukan Kong. Denham dan Driscoll segera memimpin operasi guna menyelamatkan Ann yang membawa mereka ke sebuah pertualangan yang takkan pernah bisa terlupakan.

Untuk kualitas spesial efek [termasuk CGI], gak usah ditanyakan lagi. Bagaimana dengan para akting pemainnya? Jack Black menurutku di sini bermain bagus. Dia bisa memainkan peran yang jauh sama sekali dari peran-peran film terdahulunya. Yah, walaupun ada humornya sedikit sih. Begitu juga dengan Naomi Watts. Bisa menghayati karakter yang dia perankan. Aku yakin Watts justru lebih susah utk beradegan dlm film ini. Bagaimana tidak, semua aktingnya dilakukan secara monolog. Bagaimana dgn Adrian Brody yg pernah meraih penghargaan Piala Oscar sebagai Aktor Terbaik? Sebenarnya sih bagus. Cuman kurang mendapatkan jatah yang banyak aja. Wajar aja sih, ini khan film action/adventure. Bukan film drama.

Banyak adegan menarik di pulau yang membuat kita menahan nafas utk menyaksikannya. Yang paling menonjol adalah munculnya Dinosaurus, T-Rex, Brontosaurus hingga kelabang [bikin penonton merasa geli] dan binatang lainnya yang serba berukuran "jumbo". Apalagi pertarungan antara Kong melawan 3 ekor T-Rex sekaligus. Peter Jackson banget gitu loh!!! Adegan paling dashyat di film ini: Kong memanjat Empire State Building New York dan bertahan dari serangan pesawat terbang militer. Beberapa adegan mengharukan juga bisa kita temui di sini. Diantaranya ketika Kong bertemu kembali dengan Watts di kota. Terus juga tatapan terakhir Kong sebelum akhirnya dia jatuh dari atas atap gedung Empire State Building. Lumayan menggugah hati. Adegan yang layak juga disimak di sini adalah bagaimana Ann mempertontonkan antraksi sirkus di hadapan Kong yang tak urung membuat sang Gorila raksasa tertawa [ketawanya lucu banget, aku ngakak pas adegan ini].

Banyak teman-temanku di sebuah forum mengatakan 1 jam awal film ini sangat membosankan. Bahkan menjemukan. OMG!!! Hallooo??? Emangnya begitu film dimulai, Kong harus langsung muncul sambil gebuk sana gebuk sini? Please deh ahhh... Kalo aku justru berpendapat lain dengan teman-temanku. Aku malah menikmati kok 1 jam awal film King Kong ini. 1 jam yang isinya pengenalan beberapa karakter dan pertualangan kru filmnya Denham di dalam kapal dan samudera lepas. Gak ada tuh sedikit perasaan bosan bahkan jemu. Bukannya dalam 1 jam awal tsb beberapa kali diselingi dengan humor yg bisa memancing tawa? Yah, selera orang memang berbeda.

Alhasil film ini SANGAT AKU REKOMENDASIKAN UNTUK DITONTON! Sudah pasti dong aku beri 5 bintang [kalo istilah TNI namanya Jenderal Besar hehehehe...] Gak bakalan deh kalian rugi keluarin duit buat nonton film ini. Kutipan pada akhir film yang diucapkan Carl Denham sangat manis sekali. Silakan tonton filmnya utk mengetahui kutipan manis tsb.

Aneka Ragam:
- Syuting dilakukan di studio Miramar di Wellington, New Zealand.
- Film ini menghabiskan dana sebesar US$ 207 juta.
- Bagian efek khusus dan desainnya digarap oleh WETA Digital yg juga menggarap trilogi LOTR. Otomatis dong....
- Naomi Watts terpilih memerankan Ann Darrow setelah sebelumnya nama Kate Winslet ramai dibicarakan.
- George Clooney dan Robert De Niro terpaksa merelakan peran Carl Denham ke tangan Jack Black.
- Peter Jackson digaji sebesar US$20 juta plus 20% gross-nya.
- Perekayasa sosok Kong dilakukan dengan cara yang sama dengan penciptaan tokoh Gollum dalam film LOTR. Andy Serkis dipercayakan berakting di depan "blue screen" dgn tempelan ratusan titik utk keperluan motion picture gerakan dari Kong. Utk menghayati perannya, Serkis sampe rela hidup di kandang bersama para gorila [gorila benaran loh...] selama beberapa hari.
- Film aslinya dibuat pd tahun 1933. Sutradaranya Merian C Cooper dan Ernest B Schoedsack.

Nuansa Indonesia di film King Kong ini:
- Kapal yang membawa Carl Denham, Ann Darrow dan Jack Driscolli ke Skull Island bernama VENTURE SURABAYA. Ada kesalahan sedikit nih. Dgn settingan sekitar tahun 1930-an, seharusnya yang benar tertulis Soerabaja atau Soerabaia [ejaan lama]. Bukan SURABAYA.
- Skull Island [Pulau Tengkorak] terletak di wilayah barat pulau SUMATRA.
- Di dalam kapal, ada dek berisikan kandang-kandang binatang. Salah satunya bertuliskan KALIMANTAN. Hehehe... ini salah juga nih!!! Mana ada pulau KALIMANTAN dgn settingan tahun 1930-an. Yang benar adalah BORNEO. KALIMANTAN merupakan nama pemberian dari Presiden Soekarno.

Seandainya aku jadi Peter Jackson:
Untuk versi DVD-nya nanti aku akan buat ending alternatif. Ending alternatif tsb adalah Kong setelah mengamuk di kota bakalan dilumpuhkan, ditangkap, terus dipulangkan lagi ke habitatnya [Skull Island]. Jadi Kong tidak mati [seperti pada versi originalnya]. Seandainya loh....

Note:
Thanks to M2 [Movie Monthly].
  • Current Music
    Tears - X JAPAN

METRO TV kok dibilang METRO MINI [hahahaha.....]

Hahahaha... Kocak nih. Aku nemu file video yang isinya bloopers dari penyiar Metro TV. Entah kenapa pokoknya tuh penyiar [cewek] salah nyebutin Metro TV menjadi Metro Mini. Wakakaka.... Emang apa sih yang sedang dia pikirkan saat itu? Barangkali tuh cewek berangkat ke kantor Metro TV naik metro mini terus di dalamnya ketemu cowok ganteng. Hohohoho.....


File videonya bisa kalian download di sini. Caranya udah tau khan? Tinggal klik kanan trus pilih "save target as..." Kecil aja kok sizenya. Gak nyampe 200 kb. Kalo udah selesai download, jalankan aja file video tsb dengan memakai program Windows Media Player atau Winamp.


Oh iya.... dengar-dengar gara salah ngomong gitu, penyiarnya langsung dipecat. Kasihan sekali ya....

  • Current Music
    Ajikan - Flashback